Diarra Sambut MU hijrah dari Real Madrid musim panas depan. Ada kemungkinan

Madrid - Mahamadou Diarra menyibak kans hijrah dari Real Madrid musim panas depan. Ada kemungkinan dia akan menuju ke Inggris untuk membela Manchester United.

Belakangan ini beredar kabar bahwa Diarra ada di dalam daftar belanja Sir Alex Ferguson saat jendela transfer dibuka lagi di musim panas. Selain itu, MU konon juga mengincar Diarra lain di Madrid: Lassana Diarra.

Nah, dari kedua nama itu 'Setan Merah' tampaknya akan lebih memprioritaskan Mahamadou ketimbang Lassana

Madrid - Mahamadou Diarra menyibak kans hijrah dari Real Madrid musim panas depan. Ada kemungkinan dia akan menuju ke Inggris untuk membela Manchester United.

Belakangan ini beredar kabar bahwa Diarra ada di dalam daftar belanja Sir Alex Ferguson saat jendela transfer dibuka lagi di musim panas. Selain itu, MU konon juga mengincar Diarra lain di Madrid: Lassana Diarra.

Nah, dari kedua nama itu 'Setan Merah' tampaknya akan lebih memprioritaskan Mahamadou ketimbang Lassana.

KPK Cecar Sri Mulyani Lagi Selasa Pekan Depan

Sri Mulyani

JAKARTA - Pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Menteri Keuangan Sri Mulyani terkait dugaan penyalahgunaan wewenang kebijakan bail out Bank Century belum tuntas.

Tim penyelidik kasus skandal Century KPK akan melanjutakan pemeriksaan pada Selasa (4/5/2010). "Tentunya berdasarkan kesepakatan antara Bu Menkeu dengan tim kami, akan dilanjutkan pada hari Selasa," kata Wakil Ketua KPK Mochamad Jasin, di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (29/4/2010)

Porong Banjir, PT KA Siap Hentikan Kereta Listrik

Kereta api melintas di semburan lumpur Lapindo .

SURABAYA - Seringnya banjir di sekitar luapan lumpur Lapindo membuat PT KAI berencana menghentikan kereta elektrik yang melintas di sekitar luapan lumpur Porong Sidoarjo.

Pemberhentian operasi itu harus dilakukan, sebab mesin kereta elektrik berada di bawah kereta. Sedangkan untuk kereta manual, batas maksimum genangan air 15 sentimeter dari bantalan rel. Mesin kereta manual itu kan berada di dalam kereta, jadi air tidak bisa masuk.

Benda Aneh Sebesar Kepala Rusak 3 Rumah

JAKARA - Hingga saat ini penyebab hancurnya tiga atap rumah di Jalan Delima 6 Gang 2 Nomor 31 RT 01 RW 5 Malaka Sari, Duren Sawit, Jakrta Timur, belum diketahui secara pasti.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur Kompol Niko L mengindikasikan terdapat benda sebesar kepala yang kondisinya sangat panas. "Benda tersebut sekarang masih berada di lokasi menunggu pemeriksaan dari tim forensik untuk memastikan jenisnya," papar dia di TKP, Kamis (29/4/2010).
Benda tersebut masih tertimpa reruntuhan bangunan yang hancur namun tidak menimbulkan kebakaran. Polisi sudah memasang police line dan melarang siapa pun mendekat TKP. Dari keterangan waga sekitar memang ada kejadian ganjil sesat sebelum kejadian di lingkungannya. Misalnya, suara desingan dan getaran gempa termasuk mendung di sekitar lokasi.

Boediono Sendirian Jalani Pemeriksaan KPK

Wakil Presiden Beodiono

JAKARTA - Penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) yang juga Wakil Presiden Boediono selama kurang lebih lima jam di Wisma Negara.

Juru bicara wapres, Yopie Hidayat mengatakan tim KPK datang ke wisma negara di kompleks istana kepresidenan sekira pukul 14.00 WIB. Proses permintaan keterangan di ruang kerja Boediono lantai 4 ini baru berakhir pukul 19.45 WIB.

"Tapi waktu intensifnya 3,5 jam karena ada break dua kali," kata Yopie dalam keterangan pers di Jakarta, Kamis (29/4/2010).

Boediono dalam pemeriksaan ini juga memberi keterangan seputar kebijakan fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP) dan penyertaan modal sementara (PMS).

"Pak Boediono sendirian (tanpa staf ahli) memberi keterangan kepada empat penyelidik KPK," ujarnya.

Dua Gol Bepe Menangkan Persija

Persija Jakarta berhasil menghantam PSM Makassar dengan dengan skor 2-0 dalam lanjutan Indonesian Super League. Dengan tambahan tiga angka ini, Persija melesat lima peringkat ke urutan lima.

Bermain di Stadion Gelora Bung Karno, Kamis (29/4/2010), dua gol yang terjadi di pertandingan tersebut dicetak oleh Bambang Pamungkas. Kedua gol tersebut merupakan gol ke-11 kapten Persija tersebut sekaligus menandai akhir dari paceklik gol yang sudah memasuki pertandigan kedua belasnya.

Persija sudah tampil menekan sejak awal pertandingan. Sejumlah peluang sudah tercipta lewat kaki Aliyudin namun masih belum tepat sasaran.

Akhirnya, gol pembuka Persija baru hadir di menit ke-30. Bambang yang menyisir sisi kiri kanan gawang bermaksud memberikan umpan ke tengah namun bola justru mengenai pemain PSM, Joo Ki Hwan yang malah masuk ke gawangnya sendiri. Skor 1-0 buat Persija.

Sadar tertinggal, PSM mencoba membalas. Namun, serangan balasan laskar Juku Eja yang dimotori oleh Park Jung Hwan dan Osvaldo Moreno belum berhasil membuahkan gol.

Justru menjelang jeda, Persija kembali mencoba untuk menggandakan keunggulan lewat Aliyudin. Akan tetapi, dua tendangan yang dilancarkan pemain timnas Indonesia itu masih melayang di atas gawang. Skor itu bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Persija belum mengendurkan serangan. Lagi-lagi Aliyudin kembali mengancam gawang yang dijaga Samsidar di menit-menit awal.

Namun, gol kedua Persija baru lahir di menit ke 65. Di awali dari tendangan bebas Ismed Sofyan yang diteruskan oleh Abanda Herman namun sepakannya berhasil dimentahkan oleh Samsidar. Tetapi akibat tangkapannya yang kurang bagus, bola muntah itu lantas disambar saja oleh Bambang sehingga menjadikan Persija unggul 2-0.

Berkat tambahan tiga angka ini, si "Macan Kemayoran" berhasil melesat hingga lima peringkat dari urutan 10 ke urutan lima dengan koleksi 43 poin. Sedangkan buat PSM, kekalahan ini untuk sementara masih membuat mereka terpaku di urutan tujuh dengan nilai yang sama namun kalah dalam segi selisih gol.

Fungsi Satpol PP

Jakarta - Fungsi Satpol PP harus dikembalikan ke tujuan awal demi mencegah terulangnya penertiban lahan dan bangunan yang represif. Pengembaliannya melalui perbaikan UU dan peraturan daerah yang mengatur Satpol PP.

"Satpol PP tadinya bertugas kantor-kantor pemerintahan, kami minta agar fungsinya itu diubah dengan mengubah aturan," kata Wakil Ketua Komnas HAM Nurcholis dalam diskusi 'Siapa Butuh Satpol PP' di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (17/4/2010).(DETIKCOM)